Sabtu, 23 Juni 2012
ARTIKEL E-COMMERCE
E-Commerce menurut Laudon &
Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual
produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke
perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.
E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping,
Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B). (Wahana Komputer Semarang 2002).
Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999, pp. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and communities through electronics transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.
Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.
E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping,
Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B). (Wahana Komputer Semarang 2002).
Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999, pp. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and communities through electronics transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.
Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.
E-Commerce menurut Kalakota dan Whinston (1997) dapat ditinjau dalam 3 perspektif berikut:
1. Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
2. Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang
menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
3. Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
4. Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.
Perkembangan teknologi (tele)komunikasi dan komputer menyebabkan
terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut
“information age” ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan
untuk melakukan komunikasi dan bisnis. E commerce merupakan extension
dari commerce dengan mengeksploitasi media elektronik. Meskipun
penggunaan media elektronik ini belum dimengerti, akan tetapi desakan
bisnis menyebabkan para pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan
media elektronik ini. Pendapat yang sangat berlebihan tentang bisnis
‘dotcom’ atau bisnis on-line seolah-olah mampu menggantikan bisnis
tradisionalnya (off-line).
1. Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
2. Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang
menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
3. Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
4. Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.
Kita dapat melakukan order dengen cepat diinternet – dalam orde menit
– tetapi proses pengiriman barang justru memakan waktu dan koordinasi
yang lebih rumit, bisa memakan waktu mingguan. Menurut Softbanks
Rieschel, Internet hanya menyelesaikan 10% dari proses transaksi,
sementara 90 % lainnya adalah biaya untuk persiapan infrastruktur
back-end, termasuk logistic.Reintiventing dunia bisnis bukan berarti
menggantikan system yang ada, tapi justru komplemen dan ekstensi dari
system infratruktur perdagangan dan produksi yang ada sebelumnya.
Dalam mengimplementasikan e-commerce tersedia suatu integrasi rantai nilai dari infrastrukturnya, yang terdiri dari tiga lapis. Perama, Insfrastruktur system distribusi (flow of good) kedua, Insfrastruktur pembayaran (flow of money) Dan Ketiga, Infrastruktur system informasi (flow of information). Dalam hal kesiapan infrastruktur e-commerce, kami percaya bahwa logistics follow trade, bahwa semua transaksi akan diikuti oleh perpindahan barang dari sisi penjual kepada pembeli. Agar dapat terintegrasinya system rantai suplai dari supplier, ke pabrik, ke gudang, distribusi, jasa transportasi, hingga ke customer maka diperlukan integrasi enterprise system untuk menciptakan supply chain visibility.
Pengertian & Definisi E-Commerce
a. Pengertian
Apa itu E-Commerce? E-Commerce adalah kegiatan-kegiatan bisnis dengan tujuan mengambil keuntungan seperti penjualan, pembelian, pelayanan, informasi, dan perdagangan melalui perantara yaitu melalui suatu jaringan computer, terutama internet.
Dalam mengimplementasikan e-commerce tersedia suatu integrasi rantai nilai dari infrastrukturnya, yang terdiri dari tiga lapis. Perama, Insfrastruktur system distribusi (flow of good) kedua, Insfrastruktur pembayaran (flow of money) Dan Ketiga, Infrastruktur system informasi (flow of information). Dalam hal kesiapan infrastruktur e-commerce, kami percaya bahwa logistics follow trade, bahwa semua transaksi akan diikuti oleh perpindahan barang dari sisi penjual kepada pembeli. Agar dapat terintegrasinya system rantai suplai dari supplier, ke pabrik, ke gudang, distribusi, jasa transportasi, hingga ke customer maka diperlukan integrasi enterprise system untuk menciptakan supply chain visibility.
Pengertian & Definisi E-Commerce
a. Pengertian
Apa itu E-Commerce? E-Commerce adalah kegiatan-kegiatan bisnis dengan tujuan mengambil keuntungan seperti penjualan, pembelian, pelayanan, informasi, dan perdagangan melalui perantara yaitu melalui suatu jaringan computer, terutama internet.
E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang
adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa
melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau
jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana
elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori
otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai
aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan
transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM
(supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran
online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online
transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data
interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
1. Menyediakan harga kompetitif
2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat dan ramah.
3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa dan diskon.
5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan dan lain-lain.
7. Mempermudah kegiatan perdagangan
Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
b. Bentuk E-Commerce
Ada beberapa bentuk E-Commerce seperti:
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
1. Menyediakan harga kompetitif
2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat dan ramah.
3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa dan diskon.
5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan dan lain-lain.
7. Mempermudah kegiatan perdagangan
Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
- E-mail dan Messaging
- Content Management Systems
- Dokumen, spreadsheet, database
- Akunting dan sistem keuangan
- Informasi pengiriman dan pemesanan
- Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
- Sistem pembayaran domestik dan internasional
- Newsgroup
- On-line Shopping
- Conferencing
- Online Banking
b. Bentuk E-Commerce
Ada beberapa bentuk E-Commerce seperti:
i. Bussiness to Business (B2B)
B2B adalah tipe e commerce yang mengutamakan kerjasama transaksi antar
perusahaan dengan menggunakan media elektronik
perusahaan dengan menggunakan media elektronik
ii. Collaborative Commerce (C Commerce)
Dalam C Commerce, partner bisnis saling bekerjasama secara
elektronik.kerjasama ini biasanya terjadi sepanjang rantai produksi
suatu barang atau jasa, misalnya produsen dengan distrbutornya.
iii. Bussiness to Consumers (B2C)
Pada B2C, pihak penjual adalah organisasi, sedangkan pihak pembeli biasanya individu
iv. Consumers to Business (C2B)
C2B dapat mungkin konsumen membuat request akan kebutuhannya
terhadap sebuah barang atau jasa kemudian organisasi atau perusahaan
bersaing untuk menyediakan barang atau jasa tersebut kepada konsumen.
v. Consumers to Consumers (C2C)
Transaksi antar individu seperti menjual produk atau jasa kepada individu lain
vi. IntraBusiness Commerce
Penggunaan E Commerce dalam lingkup internal perusahaan atau organisasi untuk meningkatkan kinerja dan operasi
vii. Government to Citizens (G2C)
Pelayanan pemerintah terhadap warga negaranya melalui teknologi E
Commerce, selain itu.dapat digunakan untuk kerjasama antara pemerintah
dengan pemerintah lain atau dengan perusahaan
viii. Mobile Commerce
Mobile Commerce memungkinkan penggunaan E Commerce tanpa kabel, seperti mengakses internet melalui handphone
.chrezs.
SUMBER : www.google.com
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/e-commerse-definisi-jenis-tujuan.html
http://magnapam.wordpress.com/2012/03/09/artikel-e-commerce/
http://magnapam.wordpress.com/2012/03/09/artikel-e-commerce/
MINGGU ,24 JUNI 2012
10.22
Senin, 07 Mei 2012
Direct Speech / Quoted Speech Indirect Speech / Reported Speech
Direct
Speech / Quoted Speech
Mengatakan apa kata seseorang disebut pidato langsung (terkadang
disebut pidato dikutip)
Berikut apa seseorang mengatakan muncul dalam tanda kutip ("...") dan harus kata demi kata
Berikut apa seseorang mengatakan muncul dalam tanda kutip ("...") dan harus kata demi kata
For
example:
She said, "Today's
lesson is on presentations."
Pidato langsung (terkadang disebut pidato dilaporkan), tidak
menggunakan tanda kutip untuk menyertakan apa yang orang katakan dan tidak harus
kata demi kata.
Saat melaporkan pidato tegang biasanya berubah. Hal ini karena ketika kita menggunakan pidato dilaporkan, kita biasanya berbicara tentang waktu di masa lalu (karena sudah jelas orang yang berbicara awalnya berbicara di masa lalu). Kata kerja karena itu biasanya harus di masa lalu juga.
Saat melaporkan pidato tegang biasanya berubah. Hal ini karena ketika kita menggunakan pidato dilaporkan, kita biasanya berbicara tentang waktu di masa lalu (karena sudah jelas orang yang berbicara awalnya berbicara di masa lalu). Kata kerja karena itu biasanya harus di masa lalu juga.
For example:
|
Direct speech
|
Indirect speech
|
|
"I'm going to
school", he said.
|
He said that he was go
to school
|
TOP
As a rule when you
report something someone has said you go back a tense: (the tense on the left
changes to the tense on the right):
|
Direct speech
|
Indirect speech
|
||
|
Present simple
She said, "It's hot." |
›
|
Past simple
She said it was hot. |
|
|
Present continuous
She said, " French language teaching." |
›
|
Past continuous
She said she was teaching french . |
|
|
Direct speech
|
Indirect speech
|
||
|
"My name is Dila", she said.
|
She said her name was
Dila.
or
She said her name is
Dila.
|
||
You can
also use the present tense if you are talking about a future event
|
Direct speech (exact quote)
|
Indirect speech (not exact)
|
|
"Next week's lesson is on reported speech ", she said.
|
She said next week's
lesson is on reported speech.
|
If the reported
sentence contains an expression of time. You must change it to fit in with the
time of reporting.
. For example we need to
change words like here and yesterday if they have different meanings at the
time and place of reporting.
|
Today
|
+ 24 hours - Indirect speech
|
|
"Today's lesson
is on presentations."
|
She said yesterday's lesson
was on presentations.
|
|
Expressions of time if reported on a different day
|
||
|
this (evening)
|
›
|
that (evening)
|
|
today
|
›
|
yesterday ...
|
|
these (days)
|
›
|
those (days)
|
In reported speech the
pronoun often changes
For
example :
|
Me
|
You
|
|
"I teach English online."
|
She said she teaches English online.
|
Said, told and asked
are the most common verbs used in indirect speech
We use asked to report question
For
example : I asked lynne what time the lesson started
We use told with an object
For
example : Lynne told me she felt tired.
Active passive
ACTIVE à PASSIVE
Watter
surrounds in irland
PASSIVE sentences
– so it must to has been and V3
The irland
surrounded by watter.
PASSIVE à ACTIVE
Ann’s
purse stalen by a thief.
ACTIVE sentences –
so it must to change the verb from V3 to V1
Thief has
steal ann’s purse.
tips
Tips LDR (long distance relationships)
Separated by a distance that does not mean a love affair has to end.
There is still hope for your relationship would continue its struggle with more ..
Separated by a distance that does not mean a love affair has to end.
There is still hope for your relationship would continue its struggle with more ..
• Above is his belief without the belief that long-distance relationship that will never run as expected and that the key to a long distance relationship
• The second is try to see even a flash, even though how busy take the time to meet to give a sense of longing ..
• The third is a commitment to your partner and it is very important in long-distance relationship in the sense that is constantly reminding myself to keep faithful to the partner ..
• And finally keep the communication in today's no longer a problem with communications you can lwat video chat, phone, instant messaging, social media and its various channels of communication ..
I hope that's helpful tips from ya :)
I hope the coming 5 years
I hope the coming 5 years
I would lakuan five years that I would build a place to eat typical Indonesia.
Why do I choose a restaurant because I love indoseia culinary and especially all the food I really likes to Indonesia.
Foods that are mainly in the restaurant I will develop my gado gado is later,
Gado gado Jakarta's most delicious typical of its main ingredients are all derived from vegetables that make these foods taste delicious peanut sauce which was very similar to typical Indonesian tongue ..
Gado gado and food, I will introduce it to the international stage, this is my ideal goal for the next five years :)
Langganan:
Postingan (Atom)